00%

No products in the cart.

Hubungi Kami!

Instagram


Artikel Terbaru

Cara Membuat Kulit Dimsum Anti Sobek dan Lentur

Kulit dimsum yang lembut, anti sobek, dan lentur merupakan kunci.. Read more

Menelusuri Sejarah Frozen Food: Dari Penemuan Hingga Menjadi Industri Global

Frozen food, atau makanan beku, telah menjadi bagian tak terpisahkan.. Read more

Dimsum Bolekaka: Toko Frozen Food Terdekat di Sekitar Kamu

Dimsum merupakan salah satu makanan yang populer di Indonesia. Kini,.. Read more

No products in the cart.

Risma - 14 September 2023

Resep Dimsum Tradisional: Langkah-langkah Membuat Dimsum Ayam atau Udang dari Awal

Dimsum, hidangan Tionghoa yang lezat dan beraneka ragam menjadi makanan favorit di seluruh dunia. Salah satu aspek yang membuat dimsum begitu istimewa dan digandrungi banyak kalangan adalah proses pembuatannya yang membutuhkan keahlian dan kesabaran. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah membuat dimsum tradisional, baik dengan isian ayam atau udang, untuk menciptakan hidangan yang lezat dan autentik di rumah.

Resep-Dimsum-Tradisional-Langkah-langkah-Membuat-Dimsum-Ayam-atau-Udang-dari-Awal-Bolekaka-2

Esensi Dimsum Tradisional

Dimsum, secara harfiah berarti “sesuatu yang membuat hati senang,” merupakan sejenis hidangan Tionghoa yang dikenal dengan adonan tipis yang diisi dengan berbagai isian. Di antara berbagai variasi dimsum tradisional, dimsum dengan isian ayam atau udang adalah yang paling umum dan disukai. Untuk membuat dimsum tradisional yang memikat selera, penting untuk memahami langkah-langkah dasar dan teknik-teknik khusus dalam proses pembuatannya.

Bahan-Bahan untuk Adonan Kulit Dimsum

1. Tepung Terigu (300 gram): Pilih tepung terigu yang cocok untuk pembuatan adonan kulit dimsum. Tepung terigu protein tinggi seperti tepung terigu serbaguna dapat digunakan.

2. Air Dingin (150 ml): Air dingin dapat menciptakan tekstur kulit dimsum yang kenyal dan lembut.

3. Minyak Wijen (1 sendok teh): Minyak wijen memberikan aroma khas dan sedikit kekenyalan pada adonan.

4. Garam (½ sendok teh): Garam memberikan rasa pada adonan dan kulit dimsum.

5. Pewarna Makanan (opsional): Pewarna makanan dapat ditambahkan untuk memberikan warna pada adonan, terutama jika kamu ingin menciptakan variasi warna dalam dimsum.

Langkah-langkah Pembuatan Adonan Kulit Dimsum

1. Campur Bahan Kering: Dalam mangkuk besar, campurkan tepung terigu dan garam. Buat lubang di tengah adonan untuk menampung air dan minyak wijen.

2. Tambahkan Air dan Minyak Wijen: Tuangkan air dingin dan minyak wijen ke dalam lubang di tengah adonan. Aduk perlahan hingga adonan mulai terbentuk.

3. Uleni Adonan: Pindahkan adonan ke permukaan yang ditaburi tepung. Uleni adonan selama 8-10 menit atau hingga adonan menjadi elastis dan halus.

4. Diamkan Adonan: Bungkus adonan dalam plastik wrap dan biarkan selama minimal 30 menit. Selama proses ini memungkinkan adonan untuk memudahkan proses penggulungan.

5. Bagi dan Bentuk Adonan: Setelah istirahat, bagi adonan menjadi bola-bola kecil. Giling setiap bola menjadi lembaran tipis dengan ketebalan sekitar 2-3 mm.

6. Potong dengan Cetakan: Gunakan cetakan atau gelas untuk memotong adonan menjadi lingkaran dengan diameter yang diinginkan.

7. Beri Isian: Letakkan sejumput isian ayam atau udang di tengah setiap lingkaran adonan.

8. Lipat dan Tekuk: Lipat adonan menjadi setengah lingkaran dan tekan pinggiran menggunakan jari untuk menutup isian. Tekuk ujungnya sedikit untuk memberikan bentuk yang khas pada dimsum.

9. Siapkan Untuk Dimasak: Letakkan dimsum yang telah dibentuk di atas lembaran daun pisang atau liner kukusan agar tidak lengket. Siapkan kukusan dengan air mendidih dan kukus dimsum selama 15-20 menit atau hingga matang.

Bahan-Bahan untuk Isian Dimsum Ayam

1. Daging Ayam Cincang (250 gram): Gunakan daging ayam segar yang telah dicincang halus.

2. Tahu Sutra (100 gram): Tahu sutra yang dihaluskan dapat menambah tekstur dan kelezatan pada isian.

3. Bawang Putih Cincang (2 siung): Bawang putih memberikan aroma khas dan rasa pada isian.

4. Daun Bawang Iris Halus (2 batang): Daun bawang memberikan sentuhan segar pada isian dimsum.

5. Kecap Manis (1 sendok makan): Kecap manis memberikan rasa manis dan warna pada isian.

6. Merica Secukupnya: Merica memberikan rasa pedas yang lembut.

7. Minyak Wijen (1 sendok teh): Minyak wijen menambahkan aroma dan kekayaan rasa pada isian.

8. Garam Secukupnya: Tambahkan garam sesuai selera.

Baca Juga: Jenis-Jenis Kulit Dimsum: Perbedaan Kulit Dimsum Gulung dan Kulit Dimsum Siap Pakai

Langkah-langkah Membuat Isian Dimsum Ayam

1. Campur Semua Bahan: Dalam mangkuk besar, campurkan daging ayam, tahu sutra, bawang putih cincang, daun bawang iris halus, kecap manis, merica, minyak wijen, dan garam. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.

2. Uleni dan Aduk Rata: Uleni isian secara perlahan untuk memastikan semua bahan tercampur dengan baik. Pastikan untuk mengaduknya dalam satu arah untuk mendapatkan tekstur yang baik.

3. Isian Siap Digunakan: Isian dimsum ayam siap digunakan untuk dimasukkan ke dalam kulit dimsum yang telah disiapkan.

Bahan-Bahan untuk Isian Dimsum Udang

1. Udang Cincang Halus (250 gram): Pilih udang segar dan cincang halus untuk isian yang lembut.

2. Daging Ayam Cincang (100 gram): Kombinasi daging ayam dan udang memberikan isian yang kaya rasa.

3. Tahu Sutra (50 gram): Tahu sutra dapat menambah tekstur dan kelezatan pada isian udang.

4. Bawang Putih Cincang (2 siung): Bawang putih memberikan aroma khas dan rasa pada isian.

5. Daun Bawang Iris Halus (2 batang): Daun bawang memberikan sentuhan segar pada isian dimsum.

6. Kecap Manis (1 sendok makan): Kecap manis memberikan rasa manis yang lezat pada isian.

7. Merica Secukupnya: Merica memberikan rasa pedas yang lembut.

8. Minyak Wijen (1 sendok teh): Minyak wijen menambahkan aroma dan kekayaan rasa pada isian.

9. Garam Secukupnya: Tambahkan garam sesuai selera.

Langkah-langkah Membuat Isian Dimsum Udang

1. Campur Semua Bahan: Dalam mangkuk besar, campurkan udang cincang, daging ayam cincang, tahu sutra, bawang putih cincang, daun bawang iris halus, kecap manis, merica, minyak wijen, dan garam. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.

2. Uleni dan Aduk Rata: Uleni isian secara perlahan untuk memastikan semua bahan tercampur dengan baik. Pastikan untuk mengaduknya dalam satu arah untuk mendapatkan tekstur yang baik.

3. Isian Siap Digunakan: Isian dimsum udang siap digunakan untuk dimasukkan ke dalam kulit dimsum yang telah disiapkan sebelumnya.

Baca Juga: Resep Dimsum Vegetarian: Bagaimana Membuat Dimsum Tanpa Daging atau Produk Hewani

Hal Penting untuk Pembuatan Dimsum

Selain langkah-langkah dasar dalam membuat dimsum tradisional, ada beberapa hal penting untuk dipahami dalam proses memasak dimsum:

1. Jenis Kulit Dimsum

Terdapat dua jenis kulit dimsum yang umum digunakan, yaitu kulit dimsum gandum dan kulit dimsum tepung beras. Kulit dimsum gandum lebih elastis dan cocok untuk dimsum kukus, sedangkan kulit dimsum tepung beras cenderung lebih lembut dan cocok untuk dimsum yang digoreng.

2. Menggulung Kulit Dimsum

Saat mengisi kulit dimsum, pastikan untuk tidak terlalu kebanyakan dan sesuai porsi kulit. Jumlah isian yang tepat adalah sekitar satu sendok makan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dimsum dapat digulung dengan rapi tanpa terlalu tebal atau tipis.

3. Variasi Isian Dimsum

Selain daging ayam atau udang, kami bisa berkreasi dengan berbagai isian untuk dimsum. Beberapa contoh isian yang populer meliputi daging sapi, jamur, sayuran, telur, dan bahkan isian manis seperti kacang merah atau cokelat.

4. Teknik Menggulung Dimsum

Teknik menggulung dimsum perlu dibutuhkan sedikit kesabaran dan latihan. Pastikan untuk melipat kulit dengan rapi dan rapat untuk menghindari kerusakan selama proses pengukusan.

5. Cara Mengukus Dimsum

Kamu dapat menggunakan alat pengukus yang khusus untuk dimsum, atau alternatifnya, menggunakan alat pengukus biasa yang tersedia di dapur. Pastikan air dalam panci kukus tidak menyentuh dimsum ketika kamu mengukusnya, karena air bisa merusak tekstur kulit dimsum.

6. Pelengkap dan Saus

Dimsum sering disajikan dengan berbagai saus sebagai pelengkap. Beberapa saus yang populer meliputi saus kecap manis, saus cabai, saus sambal, atau saus tomat. Kamu bisa menyesuaikan saus sesuai dengan preferensi rasa yang diinginkan.

7. Kreativitas dalam Penyajian

Dimsum dapat disajikan dalam berbagai cara yang unik. Kamu dapat mengatur dimsum di atas nampan, mangkuk, atau piring. Penyajian yang menarik bisa menambah selera makan.

Baca Juga: Cara Penyajian Dimsum: Tips Menyajikan Dimsum yang Menarik dan Menggugah Selera

Kesimpulan

Membuat dimsum tradisional di rumah adalah pengalaman yang memuaskan dan dapat memperkaya keterampilan kuliner. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat menciptakan dimsum ayam atau udang yang lezat dan autentik. Kreativitas dalam membuat isian, ketelatenan dalam membentuk kulit, dan memperhatikan rasa adalah hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan dimsum terbaik.

Sajikan dimsum dengan saus kesukaan kamu, seperti saus kecap asin, saus cabai, atau saus hoisin. Nikmati kelezatan dimsum buatan sendiri bersama keluarga dan teman-teman, dan rasakan kebanggaan melihat kulit dan isian yang kamu buat sendiri.

Bolekaka telah menjadi salah satu destinasi kuliner populer bagi mereka yang ingin menikmati dimsum berkualitas. Silahkan kunjungi outlet cabang bolekaka terdekat atau mau bergabung menjadi bagian bolekaka sebagai agen, member dan reseller hubungi team bolekaka dimsum melalui 0878-8788-2060 atau email bolekakadimsum@gmail.com untuk mendapatkan harga terbaik.

Posted in Kuliner
Previous
All posts
Next

Pusat Dimsum No. 1 di Indonesia

Bolekaka telah menjadi salah satu destinasi kuliner populer bagi mereka yang ingin menikmati dimsum berkualitas. 

© 2024 Copyright Bolekaka Dimsum. All Rights Reserved.