00%

No products in the cart.

Hubungi Kami!

Instagram


Artikel Terbaru

Cara Membuat Kulit Dimsum Anti Sobek dan Lentur

Kulit dimsum yang lembut, anti sobek, dan lentur merupakan kunci.. Read more

Menelusuri Sejarah Frozen Food: Dari Penemuan Hingga Menjadi Industri Global

Frozen food, atau makanan beku, telah menjadi bagian tak terpisahkan.. Read more

Dimsum Bolekaka: Toko Frozen Food Terdekat di Sekitar Kamu

Dimsum merupakan salah satu makanan yang populer di Indonesia. Kini,.. Read more

No products in the cart.

Silvia - 12 September 2023

Dimsum Klasik vs Modern: Perbedaan Dimsum Tradisional dan Inovasi Modern

Dimsum, hidangan khas Tionghoa yang terkenal di seluruh dunia, telah menjelma menjadi sebuah seni kuliner yang terus berkembang. Saat ini, kita dapat menemukan perbedaan yang signifikan antara dimsum klasik dan inovasi modern yang dihadirkan oleh restoran dan koki-koki kreatif. Artikel ini akan menggali lebih dalam tentang perbedaan antara dimsum klasik dan modern, menyelidiki sejarah, karakteristik unik, dan inovasi yang membentuk dimsum dari dunia kuliner Tionghoa.

Dimsum Klasik: Tradisi yang Dihormati

1. Asal Usul dan Sejarah

Dimsum klasik memiliki akar yang dalam sejarah kuliner Tionghoa, dan tradisinya dapat ditelusuri kembali ribuan tahun. Pada awalnya, dimsum muncul sebagai hidangan ringan yang menyertai teh di restoran Tionghoa. Penggunaan bahan-bahan segar dan bumbu-bumbu tradisional memberikan dimsum klasik ciri khas yang tidak dapat disaingi.

2. Isian yang Khas

Dimsum klasik sering menggunakan isian tradisional seperti daging sapi cincang, udang, dan ayam. Keunikan dimsum ini terletak pada kombinasi isian yang diolah dengan bumbu-bumbu seperti bawang putih, jahe, ketumbar, dan kecap.

3. Teknik Memasak Klasik

Teknik memasak yang digunakan dalam dimsum klasik umumnya mencakup pengukusan, pemanggangan, dan merebus. Penggunaan teknik-teknik ini memberikan dimsum tekstur dan rasa yang khas, dengan kulit yang lembut dan isian yang kenyal.

4. Tingkat Kekenyalan Kulit

Dimsum klasik dikenal dengan kulitnya yang tipis, lembut, dan kenyal. Para koki dimsum yang mahir memiliki keahlian khusus dalam meracik adonan kulit untuk mencapai kekenyalan yang diinginkan.

5. Tradisi Minum Teh (Yum Cha)

Dimsum klasik biasanya disajikan bersama teh dalam tradisi yang dikenal sebagai “yum cha.” Minum teh sambil menikmati hidangan dimsum menciptakan pengalaman kuliner yang autentik dan menyenangkan.

Baca Juga: Kandungan Gizi Dimsum: Menganalisis Komposisi Nutrisi dalam Dimsum

Dimsum Modern: Inovasi dan Kreativitas

1. Pengaruh Global dalam Isian

Dimsum modern akan memperluas jangkauannya dengan menggabungkan isian dari berbagai masakan global. Koki-koki modern menciptakan variasi dimsum dengan isian seperti keju, daging sapi panggang, dan bahkan hidangan laut yang otentik khas wilayah.

2. Teknik Memasak Modern

Inovasi teknologi memasak telah memberikan dampak besar pada dimsum modern. Beberapa restoran menggunakan teknik molekuler atau metode modern lainnya untuk menciptakan presentasi yang unik dan memanjakan selera.

3. Kreasi Presentasi yang Kreatif

Dimsum modern sering kali dikenal dengan presentasi yang lebih kreatif. Beberapa restoran menghadirkan dimsum dalam bentuk yang unik, seperti bola es krim dimsum atau hidangan kecil yang disajikan dalam “cangkir” khusus.

4. Eksperimen dengan Tekstur dan Rasa

Koki-koki modern sering bereksperimen dengan tekstur dan rasa dalam menciptakan dimsum baru. Penggunaan bahan-bahan inovatif dan teknik memasak modern dapat menghasilkan dimsum dengan variasi rasa yang belum pernah terpikirkan sebelumnya.

5. Penyajian yang Instagrammable

Dimsum modern tidak hanya mengeksplorasi cita rasa, tetapi juga estetika penyajian. Restoran-restoran canggih menarik para pelanggan dengan penyajian dimsum yang Instagrammable dan menggoda mata serta lidah.

Perbandingan Kandungan Gizi

1. Dimsum Klasik: Keseimbangan Tradisional

Dimsum klasik cenderung memiliki keseimbangan gizi yang cukup, dengan isian daging, udang, atau ayam yang menyediakan protein, dan kulit yang terbuat dari tepung gandum atau tepung beras yang memberikan karbohidrat.

2. Dimsum Modern: Fleksibilitas Gizi

Dimsum modern sering memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam kandungan gizi karena koki dapat menyesuaikan isian dan adonan untuk memenuhi preferensi diet tertentu. Varian bebas gluten, vegetarian, atau rendah kalori adalah contoh dari dimsum modern yang responsif terhadap kebutuhan konsumen.

Baca Juga: Variasi Rasa Dimsum: Menciptakan Rasa Unik dengan Berbagai Bumbu dan Isian Dimsum

Mengapa Masyarakat Menyukai Dimsum Klasik dan Modern?

1. Dimsum Klasik: Nostalgia dan Keaslian

Dimsum klasik menciptakan rasa nostalgia bagi banyak orang, membawa mereka kembali ke akar tradisional kuliner Tionghoa. Keaslian rasa dan pengalaman minum teh bersama-sama menjadi daya tarik utama.

2. Dimsum Modern: Inovasi dan Pembaruan

Dimsum modern menarik bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner yang inovatif. Inovasi dalam rasa, presentasi yang kreatif, dan kebebasan eksperimen dengan bahan-bahan baru memberikan daya tarik yang tak terbantahkan.

Bagaimana Menikmati Dimsum Klasik dan Modern dengan Bijak?

1. Varietas dalam Satu Hidangan

Ketika makan dimsum, nikmatilah variasi dimsum klasik dan modern dalam satu hidangan. Hal ini memungkinkan kamu merasakan keunikan rasa dan presentasi dari kedua cabang kuliner ini.

2. Pertimbangkan Kebutuhan Diet Pribadi

Jika kamu memiliki preferensi diet tertentu, pertimbangkan untuk mencari restoran yang menawarkan dimsum sesuai dengan kebutuhan. Banyak restoran modern menawarkan opsi bebas gluten, vegetarian, atau rendah kalori.

3. Berbagi dengan Teman dan Keluarga

Dimsum adalah hidangan ideal untuk dinikmati bersama teman dan keluarga. Membagi hidangan dengan orang lain memungkinkan kamu mencicipi berbagai jenis dimsum tanpa harus memesan terlalu banyak.

4. Mencicipi Varian Dimsum

Selama kunjungan ke restoran dimsum, cobalah satu atau dua hidangan klasik dan eksperimental. Hal ini memberi kamu kesempatan untuk mengeksplorasi rasa tradisional dan menikmati inovasi terbaru.

Baca Juga: Restoran Dimsum: Cocok untuk Eksplorasi Kuliner Tionghoa yang Otentik

Kesimpulan

Dimsum klasik dan modern masing-masing memiliki daya tariknya sendiri dalam dunia kuliner. Dimsum klasik membawa kita kembali ke akar tradisional, sementara dimsum modern menciptakan pengalaman baru dan inovatif. Pilihan antara keduanya tergantung pada preferensi pribadi dan keinginan untuk menjelajahi kekayaan rasa dan presentasi yang ditawarkan oleh kuliner ini.

Tidak ada yang salah dengan menyukai keduanya atau bahkan beralih antara dimsum klasik dan modern sesuai suasana hati. Yang penting adalah menikmati pengalaman kuliner ini dengan baik, menyadari kandungan gizi dari masing-masing varian, dan menghargai peran dimsum dalam membawa kita dalam perjalanan rasa dan kekayaan kuliner Tionghoa.

Bolekaka telah menjadi salah satu destinasi kuliner populer bagi mereka yang ingin menikmati dimsum berkualitas. Silahkan kunjungi outlet cabang bolekaka terdekat atau mau bergabung menjadi bagian bolekaka sebagai agen, member dan reseller hubungi team bolekaka dimsum melalui 0878-8788-2060 atau email bolekakadimsum@gmail.com untuk mendapatkan harga terbaik.

Posted in Kuliner
Previous
All posts
Next

Pusat Dimsum No. 1 di Indonesia

Bolekaka telah menjadi salah satu destinasi kuliner populer bagi mereka yang ingin menikmati dimsum berkualitas. 

© 2024 Copyright Bolekaka Dimsum. All Rights Reserved.